{"id":18346,"date":"2025-11-02T09:10:01","date_gmt":"2025-11-02T02:10:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/upaya-microsoft-hadirkan-ai-ramah-anak-saingi-openai-dan-google\/"},"modified":"2025-11-02T09:10:03","modified_gmt":"2025-11-02T02:10:03","slug":"upaya-microsoft-hadirkan-ai-ramah-anak-saingi-openai-dan-google","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/upaya-microsoft-hadirkan-ai-ramah-anak-saingi-openai-dan-google\/","title":{"rendered":"Upaya Microsoft Hadirkan AI Ramah Anak, Saingi OpenAI dan Google"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"1236\" data-end=\"1594\">CEO Microsoft, Mustafa Suleyman, mengungkapkan bahwa perusahaan sedang mengembangkan <strong data-start=\"1321\" data-end=\"1383\">kecerdasan buatan (AI) yang ramah anak dan dapat dipercaya<\/strong>. Dalam wawancara yang dikutip dari CNN, Suleyman menjelaskan bahwa proyek tersebut dirancang agar memiliki <strong data-start=\"1491\" data-end=\"1515\">kecerdasan emosional<\/strong>, bersifat <strong data-start=\"1526\" data-end=\"1535\">ramah<\/strong>, dan <strong data-start=\"1541\" data-end=\"1591\">mendukung pengguna tanpa melanggar batas etika<\/strong>.<\/p>\n<p>Artikel berjudul <strong>Upaya Microsoft Hadirkan AI Ramah Anak, Saingi OpenAI dan Google<\/strong> ini kami hadirkan kembali dalam versi ringkas agar Anda bisa langsung menangkap inti pembahasannya tanpa harus membaca keseluruhan berita di sumber utama. Isinya kami pilih dari topik yang sedang ramai dibicarakan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p data-start=\"1596\" data-end=\"1957\">\u201cKami sedang mengembangkan kecerdasan buatan yang memiliki kecerdasan emosional, ramah, dan punya sifat mendukung, tetapi pada dasarnya dapat dipercaya,\u201d kata Suleyman, CEO Microsoft. Ia menambahkan, \u201cSaya ingin menciptakan AI yang dapat Anda percayai untuk digunakan oleh anak-anak Anda, dan itu berarti AI tersebut harus memiliki batasan yang jelas dan aman.\u201d<\/p>\n<p data-start=\"2255\" data-end=\"2576\">Meski kalah dalam jumlah pengguna, Suleyman menegaskan bahwa pendekatan Microsoft lebih berfokus pada <strong data-start=\"2357\" data-end=\"2403\">aspek kepercayaan dan keselamatan pengguna<\/strong>, terutama anak-anak. Ia menilai, persaingan AI kini tidak hanya soal kecerdasan sistem, tetapi juga bagaimana teknologi itu <strong data-start=\"2528\" data-end=\"2575\">mendukung kesejahteraan psikologis pengguna<\/strong>.<\/p>\n<hr style=\"margin:20px 0;border:0;border-top:1px solid #eee;\">\n<div style=\"font-size:14px;line-height:1.6em;color:#444;\">\n<p>    Kami menyajikan ringkasan dari artikel ini untuk memudahkan Anda memahami pokok pembahasannya. Anda bisa membaca berita selengkapnya melalui tautan di bawah ini:<\/p>\n<div style=\"margin-top:15px;display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n    <a href=\"https:\/\/www.trenmedia.co.id\/upaya-microsoft-hadirkan-ai-ramah-anak-saingi-openai-dan-google\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\" style=\"background:#83101c;color:#fff;border:none;padding:20px 14px;border-radius:6px;cursor:pointer;font-weight:600;line-height:0px;\"><br \/>\n      Baca Selengkapnya \u2192<br \/>\n    <\/a>\n  <\/div>\n<\/div>\n<p style=\"font-size:13px;color:#777;margin-top:10px;\">\n  Sumber: <a href=\"https:\/\/www.trenmedia.co.id\/upaya-microsoft-hadirkan-ai-ramah-anak-saingi-openai-dan-google\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">TrenMedia.co.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CEO Microsoft, Mustafa Suleyman, mengungkapkan bahwa perusahaan sedang mengembangkan kecerdasan buatan (AI) yang ramah anak dan dapat dipercaya. Dalam wawancara yang dikutip dari CNN, Suleyman menjelaskan bahwa proyek tersebut dirancang agar memiliki kecerdasan emosional, bersifat ramah, dan mendukung pengguna tanpa melanggar batas etika. Artikel berjudul Upaya Microsoft Hadirkan AI Ramah Anak, Saingi OpenAI dan Google [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18347,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[44],"tags":[],"class_list":["post-18346","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/1762049402_Microsoft-Generative-AI-Can-Be-Usefully-Wrong1.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pb6KUu-4LU","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18346","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18346"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18346\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18348,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18346\/revisions\/18348"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18347"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18346"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18346"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18346"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}