{"id":17905,"date":"2025-10-22T13:04:49","date_gmt":"2025-10-22T06:04:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/fakta-lengkap-kasus-pembajakan-pesawat-merpati-tahun-1972-yang-nyaris-lenyap-dari-ingatan\/"},"modified":"2025-10-22T13:04:51","modified_gmt":"2025-10-22T06:04:51","slug":"fakta-lengkap-kasus-pembajakan-pesawat-merpati-tahun-1972-yang-nyaris-lenyap-dari-ingatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/fakta-lengkap-kasus-pembajakan-pesawat-merpati-tahun-1972-yang-nyaris-lenyap-dari-ingatan\/","title":{"rendered":"Fakta Lengkap Kasus Pembajakan Pesawat Merpati Tahun 1972 yang Nyaris Lenyap dari Ingatan"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"140\" data-end=\"516\">Peristiwa <strong data-start=\"150\" data-end=\"193\">pembajakan pesawat pertama di Indonesia<\/strong> terjadi pada <strong data-start=\"207\" data-end=\"223\">5 April 1972<\/strong>, ketika pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA) dengan nomor penerbangan 171 rute Surabaya\u2013Jakarta dibajak seorang pria bersenjata. Pelaku bernama <strong data-start=\"372\" data-end=\"416\">Herman Hermanto alias Hermawan Harijanto<\/strong> membawa <strong data-start=\"425\" data-end=\"477\">dua granat buatan Republik Rakyat Tiongkok (RRT)<\/strong> dan bahan peledak lain di dalam tas.<\/p>\n<p>Artikel berjudul <strong>Fakta Lengkap Kasus Pembajakan Pesawat Merpati Tahun 1972 yang Nyaris Lenyap dari Ingatan<\/strong> ini kami hadirkan kembali dalam versi ringkas agar Anda bisa langsung menangkap inti pembahasannya tanpa harus membaca keseluruhan berita di sumber utama. Isinya kami pilih dari topik yang sedang ramai dibicarakan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p data-start=\"518\" data-end=\"936\">Pesawat jenis <strong data-start=\"532\" data-end=\"562\">Vickers Viscount \u201cMerauke\u201d<\/strong> dikemudikan oleh <strong data-start=\"580\" data-end=\"600\">Kapten Hindiarto<\/strong> dan kopilot <strong data-start=\"613\" data-end=\"622\">Soleh<\/strong>, dengan <strong data-start=\"631\" data-end=\"649\">Domingus Sinay<\/strong> sebagai flight engineer. Ketegangan dimulai ketika pesawat berada di atas wilayah Tegal. Pelaku mendekati kokpit sambil mengancam akan meledakkan pesawat jika tidak diperbolehkan masuk. Ia menuntut <strong data-start=\"848\" data-end=\"870\">tebusan Rp 20 juta<\/strong> dan <strong data-start=\"875\" data-end=\"893\">sebuah parasut<\/strong>, jumlah yang sangat besar pada masa itu.<\/p>\n<p data-start=\"1244\" data-end=\"1654\">Pembajak terus mengawasi komunikasi antara kokpit dan menara bandara. Petugas akhirnya menuruti permintaannya untuk mengisi bahan bakar, namun <strong data-start=\"1387\" data-end=\"1421\">sengaja memperlambat prosesnya<\/strong> agar situasi dapat dikendalikan. Dalam kondisi genting itu, salah satu penumpang, <strong data-start=\"1504\" data-end=\"1522\">Kapten Suharto<\/strong> dari Bouraq Indonesia Airways, berhasil melarikan diri melalui pintu darurat dan melapor bahwa tangan pilot dan kopilot diborgol.<\/p>\n<hr style=\"margin:20px 0;border:0;border-top:1px solid #eee;\">\n<div style=\"font-size:14px;line-height:1.6em;color:#444;\">\n<p>    Kami menyajikan ringkasan dari artikel ini untuk memudahkan Anda memahami pokok pembahasannya. Anda bisa membaca berita selengkapnya melalui tautan di bawah ini:<\/p>\n<div style=\"margin-top:15px;display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n    <a href=\"https:\/\/www.trenmedia.co.id\/fakta-lengkap-kasus-pembajakan-pesawat-merpati-tahun-1972-yang-nyaris-lenyap-dari-ingatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\" style=\"background:#83101c;color:#fff;border:none;padding:20px 14px;border-radius:6px;cursor:pointer;font-weight:600;line-height:0px;\"><br \/>\n      Baca Selengkapnya \u2192<br \/>\n    <\/a>\n  <\/div>\n<\/div>\n<p style=\"font-size:13px;color:#777;margin-top:10px;\">\n  Sumber: <a href=\"https:\/\/www.trenmedia.co.id\/fakta-lengkap-kasus-pembajakan-pesawat-merpati-tahun-1972-yang-nyaris-lenyap-dari-ingatan\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">TrenMedia.co.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peristiwa pembajakan pesawat pertama di Indonesia terjadi pada 5 April 1972, ketika pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA) dengan nomor penerbangan 171 rute Surabaya\u2013Jakarta dibajak seorang pria bersenjata. Pelaku bernama Herman Hermanto alias Hermawan Harijanto membawa dua granat buatan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan bahan peledak lain di dalam tas. Artikel berjudul Fakta Lengkap Kasus Pembajakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17906,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-17905","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1761113090_193155_big1.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pb6KUu-4EN","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17905","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17905"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17905\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17907,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17905\/revisions\/17907"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17905"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17905"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17905"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}