{"id":17674,"date":"2025-10-21T19:56:11","date_gmt":"2025-10-21T12:56:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/mengapa-depresi-pada-ibu-hamil-lebih-tinggi-simak-dari-data-kemenkes\/"},"modified":"2025-10-21T19:56:18","modified_gmt":"2025-10-21T12:56:18","slug":"mengapa-depresi-pada-ibu-hamil-lebih-tinggi-simak-dari-data-kemenkes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/mengapa-depresi-pada-ibu-hamil-lebih-tinggi-simak-dari-data-kemenkes\/","title":{"rendered":"Mengapa Depresi pada Ibu Hamil Lebih Tinggi? Simak Dari Data Kemenkes"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"1243\" data-end=\"1490\">Program <strong data-start=\"1251\" data-end=\"1281\">Cek Kesehatan Gratis (CKG)<\/strong> hingga tanggal 6 Oktober 2025 menunjukkan temuan yang mengejutkan: <strong data-start=\"1349\" data-end=\"1408\">ibu hamil dan nifas jauh lebih rentan mengalami depresi<\/strong> dibanding kelompok usia dewasa atau lansia.<\/p>\n<p>Artikel berjudul <strong>Mengapa Depresi pada Ibu Hamil Lebih Tinggi? Simak Dari Data Kemenkes<\/strong> ini kami hadirkan kembali dalam versi ringkas agar Anda bisa langsung menangkap inti pembahasannya tanpa harus membaca keseluruhan berita di sumber utama. Isinya kami pilih dari topik yang sedang ramai dibicarakan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p data-start=\"1492\" data-end=\"1744\">Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, <strong data-start=\"1538\" data-end=\"1555\">Imran Pambudi<\/strong>, menyebut bahwa <strong data-start=\"1572\" data-end=\"1635\">angka potensi depresi ibu hamil tercatat sebesar 8,5 persen<\/strong>, yakni sekitar <strong data-start=\"1651\" data-end=\"1705\">9.280 dari 101.338 ibu hamil\/nifas yang diskrining<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"1929\" data-end=\"2127\">Sebagai perbandingan, dari skrining 18,7 juta orang dewasa dan lansia, sebanyak <strong data-start=\"2009\" data-end=\"2026\">173.394 orang<\/strong> atau <strong data-start=\"2032\" data-end=\"2047\">0,92 persen<\/strong> menunjukkan kemungkinan gejala depresi.<\/p>\n<hr style=\"margin:20px 0;border:0;border-top:1px solid #eee;\">\n<div style=\"font-size:14px;line-height:1.6em;color:#444;\">\n<p>    Kami menyajikan ringkasan dari artikel ini untuk memudahkan Anda memahami pokok pembahasannya. Anda bisa membaca berita selengkapnya melalui tautan di bawah ini:<\/p>\n<div style=\"margin-top:15px;display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n    <a href=\"https:\/\/www.trenmedia.co.id\/mengapa-depresi-pada-ibu-hamil-lebih-tinggi-simak-dari-data-kemenkes\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\" style=\"background:#83101c;color:#fff;border:none;padding:20px 14px;border-radius:6px;cursor:pointer;font-weight:600;line-height:0px;\"><br \/>\n      Baca Selengkapnya \u2192<br \/>\n    <\/a>\n  <\/div>\n<\/div>\n<p style=\"font-size:13px;color:#777;margin-top:10px;\">\n  Sumber: <a href=\"https:\/\/www.trenmedia.co.id\/mengapa-depresi-pada-ibu-hamil-lebih-tinggi-simak-dari-data-kemenkes\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">TrenMedia.co.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga tanggal 6 Oktober 2025 menunjukkan temuan yang mengejutkan: ibu hamil dan nifas jauh lebih rentan mengalami depresi dibanding kelompok usia dewasa atau lansia. Artikel berjudul Mengapa Depresi pada Ibu Hamil Lebih Tinggi? Simak Dari Data Kemenkes ini kami hadirkan kembali dalam versi ringkas agar Anda bisa langsung menangkap inti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17675,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[114],"tags":[],"class_list":["post-17674","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1761051372_kandungan1.png","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pb6KUu-4B4","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17674","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17674"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17674\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17676,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17674\/revisions\/17676"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17674"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17674"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17674"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}