{"id":17255,"date":"2025-10-21T01:36:09","date_gmt":"2025-10-20T18:36:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/chui-kao-so-kue-kacang-tanpa-kacang-yang-renyah-dan-wangi-mentega\/"},"modified":"2025-10-21T01:36:11","modified_gmt":"2025-10-20T18:36:11","slug":"chui-kao-so-kue-kacang-tanpa-kacang-yang-renyah-dan-wangi-mentega","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/chui-kao-so-kue-kacang-tanpa-kacang-yang-renyah-dan-wangi-mentega\/","title":{"rendered":"Chui Kao So, Kue Kacang Tanpa Kacang yang Renyah dan Wangi Mentega"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"372\" data-end=\"712\">Bagi pecinta kue kering klasik, pasti nggak asing dengan aroma mentega yang langsung bikin ngiler saat buka toples. Salah satu kue yang punya daya tarik itu adalah <strong data-start=\"536\" data-end=\"551\">Chui Kao So<\/strong>. Sekilas bentuknya mirip <strong data-start=\"577\" data-end=\"591\">kue kacang<\/strong>, tapi menariknya\u2014kue ini <strong data-start=\"617\" data-end=\"657\">tidak menggunakan kacang sama sekali<\/strong>. Tetap renyah, tetap gurih, dan tetap bikin ketagihan!<\/p>\n<p>Artikel berjudul <strong>Chui Kao So, Kue Kacang Tanpa Kacang yang Renyah dan Wangi Mentega<\/strong> ini kami hadirkan kembali dalam versi ringkas agar Anda bisa langsung menangkap inti pembahasannya tanpa harus membaca keseluruhan berita di sumber utama. Isinya kami pilih dari topik yang sedang ramai dibicarakan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p data-start=\"714\" data-end=\"1039\">Kue asal Tionghoa ini sering muncul di momen spesial seperti Imlek atau Lebaran, tapi nggak sedikit juga yang menyajikannya sebagai camilan harian karena proses buatnya yang sederhana dan bahan-bahannya yang ekonomis. Bahkan, kamu bisa bikin <strong data-start=\"956\" data-end=\"976\">sekitar 900 gram<\/strong> hanya dari satu resep. Cocok banget buat stok atau ide jualan.<\/p>\n<p data-start=\"1378\" data-end=\"1395\"><strong data-start=\"1378\" data-end=\"1395\">Untuk adonan:<\/strong><\/p>\n<hr style=\"margin:20px 0;border:0;border-top:1px solid #eee;\">\n<div style=\"font-size:14px;line-height:1.6em;color:#444;\">\n<p>    Kami menyajikan ringkasan dari artikel ini untuk memudahkan Anda memahami pokok pembahasannya. Anda bisa membaca berita selengkapnya melalui tautan di bawah ini:<\/p>\n<div style=\"margin-top:15px;display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n    <a href=\"https:\/\/www.trenmedia.co.id\/chui-kao-so-kue-kacang-tanpa-kacang-yang-renyah-dan-wangi-mentega\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\" style=\"background:#83101c;color:#fff;border:none;padding:20px 14px;border-radius:6px;cursor:pointer;font-weight:600;line-height:0px;\"><br \/>\n      Baca Selengkapnya \u2192<br \/>\n    <\/a>\n  <\/div>\n<\/div>\n<p style=\"font-size:13px;color:#777;margin-top:10px;\">\n  Sumber: <a href=\"https:\/\/www.trenmedia.co.id\/chui-kao-so-kue-kacang-tanpa-kacang-yang-renyah-dan-wangi-mentega\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">TrenMedia.co.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi pecinta kue kering klasik, pasti nggak asing dengan aroma mentega yang langsung bikin ngiler saat buka toples. Salah satu kue yang punya daya tarik itu adalah Chui Kao So. Sekilas bentuknya mirip kue kacang, tapi menariknya\u2014kue ini tidak menggunakan kacang sama sekali. Tetap renyah, tetap gurih, dan tetap bikin ketagihan! Artikel berjudul Chui Kao [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17256,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[115],"tags":[],"class_list":["post-17255","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kuliner"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1760985371_hipwee-ew1.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pb6KUu-4uj","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17255","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17255"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17255\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17257,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17255\/revisions\/17257"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17256"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17255"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17255"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17255"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}