{"id":16852,"date":"2025-10-20T14:49:42","date_gmt":"2025-10-20T07:49:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/tips-dokter-anak-kapan-harus-memberi-obat-saat-anak-demam\/"},"modified":"2025-10-20T14:49:44","modified_gmt":"2025-10-20T07:49:44","slug":"tips-dokter-anak-kapan-harus-memberi-obat-saat-anak-demam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/tips-dokter-anak-kapan-harus-memberi-obat-saat-anak-demam\/","title":{"rendered":"Tips Dokter Anak: Kapan Harus Memberi Obat Saat Anak Demam"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"1195\" data-end=\"1466\">Demam sering menjadi alasan utama orang tua membawa anak ke dokter. Saat suhu tubuh si kecil naik di atas <strong data-start=\"1301\" data-end=\"1325\">37,2 derajat Celcius<\/strong>, banyak orang tua langsung berpikir untuk memberikan obat penurun panas. Padahal, tidak semua demam perlu diobati dengan obat antipiretik.<\/p>\n<p>Artikel berjudul <strong>Tips Dokter Anak: Kapan Harus Memberi Obat Saat Anak Demam<\/strong> ini kami hadirkan kembali dalam versi ringkas agar Anda bisa langsung menangkap inti pembahasannya tanpa harus membaca keseluruhan berita di sumber utama. Isinya kami pilih dari topik yang sedang ramai dibicarakan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p data-start=\"1468\" data-end=\"1707\">Menurut <strong data-start=\"1476\" data-end=\"1499\">dr. Angga Wirahmadi<\/strong>, dokter spesialis anak, <strong data-start=\"1524\" data-end=\"1604\">demam adalah mekanisme alami tubuh untuk melawan infeksi virus atau bakteri.<\/strong> Dalam kondisi ini, tubuh meningkatkan produksi sel darah putih untuk melawan kuman penyebab infeksi.<\/p>\n<p data-start=\"2090\" data-end=\"2359\">Menurut dr. Angga, tidak ada batas suhu tertentu yang mengharuskan pemberian obat. Pemberian antipiretik baru perlu dilakukan <strong data-start=\"2216\" data-end=\"2268\">jika suhu tubuh anak melebihi 39 derajat Celcius<\/strong> atau jika demam menyebabkan anak <strong data-start=\"2302\" data-end=\"2359\">tidak nyaman, sulit tidur, atau rewel berkepanjangan.<\/strong><\/p>\n<hr style=\"margin:20px 0;border:0;border-top:1px solid #eee;\">\n<div style=\"font-size:14px;line-height:1.6em;color:#444;\">\n<p>    Kami menyajikan ringkasan dari artikel ini untuk memudahkan Anda memahami pokok pembahasannya. Anda bisa membaca berita selengkapnya melalui tautan di bawah ini:<\/p>\n<div style=\"margin-top:15px;display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n    <a href=\"https:\/\/www.trenmedia.co.id\/tips-dokter-anak-kapan-harus-memberi-obat-saat-anak-demam\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\" style=\"background:#83101c;color:#fff;border:none;padding:20px 14px;border-radius:6px;cursor:pointer;font-weight:600;line-height:0px;\"><br \/>\n      Baca Selengkapnya \u2192<br \/>\n    <\/a>\n  <\/div>\n<\/div>\n<p style=\"font-size:13px;color:#777;margin-top:10px;\">\n  Sumber: <a href=\"https:\/\/www.trenmedia.co.id\/tips-dokter-anak-kapan-harus-memberi-obat-saat-anak-demam\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">TrenMedia.co.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demam sering menjadi alasan utama orang tua membawa anak ke dokter. Saat suhu tubuh si kecil naik di atas 37,2 derajat Celcius, banyak orang tua langsung berpikir untuk memberikan obat penurun panas. Padahal, tidak semua demam perlu diobati dengan obat antipiretik. Artikel berjudul Tips Dokter Anak: Kapan Harus Memberi Obat Saat Anak Demam ini kami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16853,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[45],"tags":[],"class_list":["post-16852","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/1760946583_article_9c33f51329b391682c9936ac8ce3f8767a8994451.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pb6KUu-4nO","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16852"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16852\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16854,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16852\/revisions\/16854"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16853"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16852"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16852"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}