{"id":16706,"date":"2025-10-20T06:19:24","date_gmt":"2025-10-19T23:19:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/modus-unik-wanita-surabaya-tipu-bos-rp63-miliar-ngaku-bisa-whatsapp-dengan-dewa\/"},"modified":"2025-10-20T06:19:25","modified_gmt":"2025-10-19T23:19:25","slug":"modus-unik-wanita-surabaya-tipu-bos-rp63-miliar-ngaku-bisa-whatsapp-dengan-dewa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/modus-unik-wanita-surabaya-tipu-bos-rp63-miliar-ngaku-bisa-whatsapp-dengan-dewa\/","title":{"rendered":"Modus Unik: Wanita Surabaya Tipu Bos Rp6,3 Miliar Ngaku Bisa WhatsApp dengan Dewa"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"1313\" data-end=\"1608\">Seorang wanita asal Surabaya bernama <strong data-start=\"1365\" data-end=\"1375\">Arfita<\/strong> diadili atas dugaan <strong data-start=\"1396\" data-end=\"1424\">penipuan dan penggelapan<\/strong> uang milik atasannya sendiri senilai Rp6,3 miliar. Dalam aksinya, terdakwa menggunakan modus tak biasa, yakni mengaku dapat berkomunikasi dengan para dewa melalui aplikasi WhatsApp.<\/p>\n<p>Artikel berjudul <strong>Modus Unik: Wanita Surabaya Tipu Bos Rp6,3 Miliar Ngaku Bisa WhatsApp dengan Dewa<\/strong> ini kami hadirkan kembali dalam versi ringkas agar Anda bisa langsung menangkap inti pembahasannya tanpa harus membaca keseluruhan berita di sumber utama. Isinya kami pilih dari topik yang sedang ramai dibicarakan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p data-start=\"1610\" data-end=\"1866\">Menurut <strong data-start=\"1618\" data-end=\"1668\">Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hajita Cahyo Nugroho<\/strong>, Arfita merupakan direktur sekaligus bagian keuangan di CV Sentosa Abadi Steel. Korban dalam kasus ini adalah <strong data-start=\"1779\" data-end=\"1794\">Alfian Lexi<\/strong>, Direktur Utama perusahaan tersebut sekaligus atasan langsung Arfita.<\/p>\n<p data-start=\"2316\" data-end=\"2675\">Menurut jaksa, aksi penipuan itu berlangsung selama <strong data-start=\"2368\" data-end=\"2382\">enam tahun<\/strong>, dari 2018 hingga Desember 2024. Untuk memperkuat ceritanya, Arfita meminta empat unit ponsel yang diklaim digunakan untuk \u201cberkomunikasi\u201d dengan para dewa. Melalui ponsel-ponsel tersebut, ia mengirim pesan WhatsApp seolah-olah berasal dari para dewa yang meminta derma untuk kegiatan amal.<\/p>\n<hr style=\"margin:20px 0;border:0;border-top:1px solid #eee;\">\n<div style=\"font-size:14px;line-height:1.6em;color:#444;\">\n<p>    Kami menyajikan ringkasan dari artikel ini untuk memudahkan Anda memahami pokok pembahasannya. Anda bisa membaca berita selengkapnya melalui tautan di bawah ini:<\/p>\n<div style=\"margin-top:15px;display:flex;align-items:center;gap:12px;\">\n    <a href=\"https:\/\/www.trenmedia.co.id\/modus-unik-wanita-surabaya-tipu-bos-rp63-miliar-ngaku-bisa-whatsapp-dengan-dewa\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\" style=\"background:#83101c;color:#fff;border:none;padding:20px 14px;border-radius:6px;cursor:pointer;font-weight:600;line-height:0px;\"><br \/>\n      Baca Selengkapnya \u2192<br \/>\n    <\/a>\n  <\/div>\n<\/div>\n<p style=\"font-size:13px;color:#777;margin-top:10px;\">\n  Sumber: <a href=\"https:\/\/www.trenmedia.co.id\/modus-unik-wanita-surabaya-tipu-bos-rp63-miliar-ngaku-bisa-whatsapp-dengan-dewa\/\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">TrenMedia.co.id<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang wanita asal Surabaya bernama Arfita diadili atas dugaan penipuan dan penggelapan uang milik atasannya sendiri senilai Rp6,3 miliar. Dalam aksinya, terdakwa menggunakan modus tak biasa, yakni mengaku dapat berkomunikasi dengan para dewa melalui aplikasi WhatsApp. Artikel berjudul Modus Unik: Wanita Surabaya Tipu Bos Rp6,3 Miliar Ngaku Bisa WhatsApp dengan Dewa ini kami hadirkan kembali [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16707,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[775],"tags":[],"class_list":["post-16706","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-viral"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251015-WA00111.jpg.webp.webp.webp","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pb6KUu-4ls","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16706","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16706"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16706\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16708,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16706\/revisions\/16708"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16707"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16706"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16706"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.jualanbarang.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16706"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}