Cristiano Ronaldo Merasa Di Permalukan Dengan Adanya Tuduhan Pemerkosaan

0
125

Cristiano Ronaldo merasa malu dengan tuduhan pemerkosaan yang diarahkan kembali ke bintang Juventus.

Seorang wanita dari Amerika Serikat, Kathryn Mayorga, sebelumnya dilaporkan oleh Ronaldo karena diduga memperkosa 10 tahun yang lalu di Las Vegas.

Media Jerman Der Spiegel pernah melaporkan bahwa mantan pemain Real Madrid itu telah membayar US $ 375.000 atau setara (Rp5,2 miliar) sebagai uang perdamaian sehingga Majorga tidak bisa mengajukan laporannya di pengadilan.

Mayorga kemudian mengungkapkan kasus dugaan pemerkosaan Ronaldo terhadapnya. Tetapi pada bulan Juli, Jaksa Penuntut Umum Kabupaten Clark mengumumkan bahwa tidak ada bukti pendukung untuk dugaan pemerkosaan tersebut.

Cristiano Ronaldo mengakui bahwa tuduhan pemerkosaan terhadapnya mengganggu harga diri bintang Juventus itu.

Meski dinyatakan tidak bersalah dan kasusnya ditutup, Ronaldo merasa harga dirinya hancur oleh tuduhan itu.

“Mereka bermain atas harga diri saya. Rasanya berat. Anda punya pacar, keluarga, dan anak-anak. Ketika mereka memainkan peran Anda, itu sangat menyedihkan dan menegangkan,” kata Ronaldo dalam wawancara dengan Piers Morgan di ITV yang dikutip oleh AS .

Ronaldo mengatakan kepada saya beberapa kali untuk mencoba mengikuti berita tentang dugaan pemerkosaan keluarganya, terutama anak-anaknya.

“Aku ingat suatu hari di rumah, ruang tamu bersama pacarku menonton berita televisi. Mereka berbicara tentang Ronaldo, ini dan itu.”

“Saya mendengar anak-anak turun dari tangga dan saya segera mengganti saluran televisi karena saya malu. Saya merasa malu, saya membalik saluran itu sehingga Cristiano Jr. tidak bisa melihat bahwa mereka berbicara buruk tentang ayahnya tentang kasus yang sangat buruk. . dihancurkan, “kata Ronaldo.

Baca Juga:  Tidak Masuk Logika, Keputusan Lorenzo Untuk Bergabung Dengan Honda